Cornelius WingCornelius Wing
SASARAN KECIL MENUJU SUKSES BESAR
SASARAN KECIL MENUJU SUKSES BESAR

Semuanya dimulai dari sesuatu yang abstrak. Perlahan-lahan, impian itu mengkristal menjadi motivasi. Kemudian membeku menjadi sasaran yang jelas.

Tetapi sasaran itu tidak mungkin di dapat hanya dengan satu langkah. Setiap sasaran harus dipecah menjadi serangkaian sasaran-sasaran kecil. Setiap sasaran kecil ini akan membawa Anda, setiap harinya, kepada sasaran yang lebih besar.

Pengalaman menunjukkan bahwa orang yang langsung berusaha mencapai sasaran yang besar, selalu akan gagal. Bila Anda harus menelan langsung sekilo daging, Anda akan tercekik. Anda harus memotong daging itu menjadi potongan kecil, memakannya satu persatu.

Begitu juga dengan perencanaan. Perencanaan berarti membuat sasaran dan membaginya menjadi potongan kecil yang dapat ditelan. Setiap bagian tugas atau langkah untuk mencapai sasaran menjadi sasaran kecil itu sendiri. Dengan cara ini, sasaran dapat diatur. Dengan berhasilnya mencapai setiap sasaran kecil, Anda mendapat dorongan kekuatan baru untuk mencapai sasaran (step) berikutnya. Perencanaan yang berhasil memerlukan pemikiran. Mulailah dengan menuliskan sasaran Anda pada bagian atas selembar kertas dengan furuf tebal. Analisa sasaran Anda dengan membaginya menjadi langkah-langkah. Beri nomor urut langkah-langkah yang harus diselesaikan tersebut. Tambahkan sebanyak mungkin langkah-langkah yang mungkin. Pecahkan langkah yang besar menjadi langkah-langkah kecil, bila memungkinkan. Jangan pikirkan tentang kegagalan atau hambatan. Bayangkan keberhasilan dalam setiap langkah yang Anda buat.

Periksa setiap langkah-langkah. Pelajari kemungkinan setiap langkah-langkah tersebut dengan menanyakan pada yang berpengalaman, ahli dan rekan kerja. Carilah kritik atau usulan. Anda mungkin menemukan alternatif lain yang lebih efektif.

Tetaplah fleksibel, terutama pada langkah-langkah awal dalam perencanaan. Perbaharuilah bila diperlukan. Bahkan ketika Anda telah menyelesaikan perencanaan itu, beri kesempatan untuk diperbaiki. Sediakan tempat untuk hal-hal yang di luar perencanaan.


BILA LANGKAH PERTAMA GAGAL … COBA, COBA LAGI

Apakah Anda tahu, mengapa kebanyakan orang gagal mencapai sasarannya?

Pertama, mereka gagal dalam membuat perencanaan.

Kedua, bila mereka membuat perencanaan dan gagal, mereka gagal untuk membuat rencana berikutnya. Banyak orang menyerah pada putaran pertama. Mereka kurang gigih dalam bertahan dan memperbaharui rencananya. Orang-orang yang berhasil biasanya membuat beberapa rencana hingga akhirnya memilih satu yang terbaik. Bila rencana Anda gagal, bangkit lagi, dan mulai lagi. Taruh di pikiran Anda bahwa kegagalan bukanlah kekalahan selamanya.

Karena kita belajar dari kesalahan, setiap kegagalan harus menjadi peringatan bagi kita bahwa kemungkinan ada kesalahan dalam perencanaan. Untuk menghadapi hal ini, beri waktu untuk mengevaluasinya kembali.

Selalu pikirkan sasaran yang Anda tuju. David Livingstone, seorang penjelajah besar mengatakan, "Saya akan pergi kemana saja selama itu bergerak maju." Tentu saja, dalam kehidupan tidak selamanya itu mungkin. Suatu ketika kita harus mengambil satu langkah mundur sebelum melompat dua langkah. Lain waktu adalah lebih baik berhenti dulu dan bertahan sampai keadaan berubah. Tetapi visi kita harus tetap diletakkan di depan. Hidup adalah pertumbuhan, bila kita takut bertumbuh atau takut akan perubahan, kita tidak akan mendapatkan kehidupan dan sukacita.


PERENCANAAN DALAM TINDAKAN

  1. Mulailah dengan membuat perencanaan. Pada sehelai kertas tulislah pengalaman yang dibutuhkan, pengetahuan yang diinginkan, kebiasaan yang harus dirubah, perubahan yang Anda inginkan dalam kehidupan dan kerja. Perbaharui terus rencana itu. Beri tanda bagian yang sudah dicapai dan tambahkan yang baru pada daftar. Daftar itu akan menjadi pendorong penghargaan diri Anda sendiri.
  2. Mulailah setiap hari dengan suatu pertanyaan, "Apakah yang akan saya perbuat hari ini dengan waktu saya sebaik mungkin yang membawa saya lebih dekat dengan sasaran saya?" Ketika Anda menyusun rencana untuk satu hari, saat teduhlah beberapa menit. Ketika akan memutuskan sesuatu, lihatlah kembali kartu Anda, dan bertanyalah, "Apakah ini akanmembuat saya mencapai sasaran lebih dekat?"
  3. Cari dan berbicaralah dengan orang-orang yang sedang bekerja apa yang paling Anda inginkan, seseorang yang ahli dalam bidangnya. Belajarlah sebanyak mungkin dari dia. Amati langkah-langkah yang diambilnya untuk mencapai sasaran itu, langkah-langkah membuat perencanaan dan bagaimana menghadapi kesulitan.


Katanya kepada orang itu: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hamba yang baik; engkau telah setia dalam perkara kecil, karena itu terimalah kekuasaan atas sepuluh kota.
Lukas 19:17
 

Pictures

eropa_musber.jpg