Cornelius WingCornelius Wing
PARADIGMA PEMBANGUNAN HARUS DIUBAH
PARADIGMA PEMBANGUNAN HARUS DIUBAH

Indonesia perlu mengubah paradigma pembangunannya, yaitu selain pada bidang ekonomi juga pada bidang sumber daya manusia (SDM). Sebab, persaingan di era globalisasi tidak hanya terjadi antar negara, tetapi juga antar-SDM.

"Sehingga, bila SDM kita lemah, dipastikan manusia Indonesia akan tersingkir dari persaingan global," kata Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Aburizal Bakrie untuk rapat koordinasi kesra tentang kemiskinan, di Jakarta, Rabu (15/3).

Saat ini, dalam catatan Media Indonesia, untuk pembangunan manusia global, Indonesia menempati peringkat ke-110 dari 117 negara. Pencapaian pembangunan manusia itu juga masih didominasi kota-kota besar, seperti Jakarta, Yogyakarta, Padang, dan Makassar.

Karena itu, untuk meningkatkan SDM, pemerintah akan memasukkan bidang pembangunan manusia (human development indeks/HDI) sebagai salah satu parameter keberhasilan pembangunan di daerah. Pembangunan manusia itu menyangkut proses memperbanyak pilihan yang dimiliki warga, seperti pilihan untuk berumur panjang dan sehat, menguasai ilmu pengetahuan, memiliki akses terhadap sumber daya yang dibutuhkan agar hidup layak, kebebasan politik, jaminan atas hak asasi dan harga diri.

Sebagai insentif, bagi pemerintah daerah (pemda) yang berhasil meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM)-nya, kata Aburizal, pemerintah pusat akan memberikan penghargaan. Tetapi bagi pemda yang tidak berhasil, akan diberi sanksi.

Bentuk sanksi itu, dijelaskan Deputi Menko Kesra bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Sujana Royat, berupa sanksi sosial. Yaitu, publikasi atau pengumuman ke masyarakat, terutama di daerahnya.

"Dengan diumumkan, masyarakat tahu, pejabat daerahnya atau DPRD- nya tidak berhasil mengembangkan bidang pemberdayaan, seperti pendidikan, kesehatan, dan rasa aman," katanya.

Sedangkan bagi daerah yang peduli pada HDI dan mengembangkannya, insentif diberikan dalam bentuk recognition atau tanda keberhasilan. Guna mengukur kinerja itu, tambahnya, akan disusun tim monitoring beserta mekanisme pengawasannya.

Pemerintah, lanjut Sujana, dalam rangka pembangunan SDM, juga akan menyelenggarakan Kongres Nasional Pembangunan Manusia Indonesia.



Dia yang membuat bangsa-bangsa bertumbuh, lalu membinasakannya,
dan memperbanyak bangsa-bangsa, lalu menghalau mereka.
Dia menyebabkan para pemimpin dunia kehilangan akal,
dan membuat mereka tersesat di padang belantara yang tidak ada jalannya.
Tetapi pada Allah-lah hikmat dan kekuatan, Dialah yang mempunyai pertimbangan dan pengertian.
Ayub 12:23-24,13
 

Pictures

eropa_musber.jpg