|
KEBAHAGIAAN TIDAK BISA DIBELI |
KEBAHAGIAAN TIDAK BISA DIBELI
Uang memang tidak bisa membeli kebahagiaan, dan sekarang sudah ada penelitian yang membuktikannya. Para peneliti Australia menemukan bahwa masyarakat yang serba berkecukupan termasuk dalam kelompok yang kehidupannya paling menyedihkan, sedangkan mereka yang berada di lingkungan termiskin justru merasa lebih puas dengan kehidupan mereka. "Hanya pada tingkat yang sangat, sangat tinggi, uang memiliki peranan sebagai penengah," kata peneliti Universitas Deakin Liz Eckerman. "Uang sesungguhnya tidak dapat membeli kebahagiaan dan hal itu ditunjukkan sangat jelas terhadap 23 ribu orang yang telah kita wawancarai sejauh ini," dia menjelaskan kepada radio ABC. Penelitian yang digelar sejak 2001 menunjukkan tidak ada ‘ekstremis’ dari kaum kaya raya Australia, sementara wilayah yang paling bahagia berada di populasi yang lebih rendah, yaitu lebih banyak pada masyarakat yang berusia 55 tahun atau lebih, wanita dan telah menikah.
Kata-Nya lagi kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu."
Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah!
Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kau sediakan, untuk siapakah itu nanti?
Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah." Lukas 12:15,19-21
|