BAHAYA DI BALIK KEKRISTENAN YANG MATERIALISTIS
Thema: Teologi Kemakmuran
Singkatnya, pesan kemakmuran menjanjikan bahwa orang Kristen harus berharap mendapatkan kesehatan, kekayaan, kesuksesan, kebahagiaan dan kepuasan diri sendiri- bukan hanya di sorga yang akan datang, namun juga di dunia. Kendati hanya pengajar paham kemakmuran yang paling menyolok dalam menyebarkan ajaran bahwa, Tuhan ingin Anda menjadi kaya, berbagai ragam pesan yang terselubung ini telah dipropagandakan habis- habisan selama beberapa abad terakhir, dan telah merembes masuk ke dalam hati dan pikiran banyak orang Kristen yang tidak mau menganggap diri mereka sendiri penganjur injil kemakmuran. Banyak orang-orang Kristen yang sungguh-sungguh ini seharusnya berpusat pada Firman Tuhan, persekutuan berdasarkan pemahaman yang serius akan Logos, Firman Kristus. Ada pula yang tertarik pada persekutuan Injil sepenuh, yakni jemaat yang mendukung pengalaman yang lebih dalam dengan Tuhan, dimana orang percaya dipenuhi Roh Kudus setelah menerima keselamatan. Walaupun mungkin tidak sepenuhnya benar, kelompok yang menekankan berkat materi dari Tuhan kebanyakan adalah golongan persekutuan karismatik atau pentakostal. Tetapi, obsesi Kristen terhadap materialisme tidak terbatas oleh orang-orang yang berpengalaman rohaninya cenderung pada cara penyembahan yang hura-hura dan bersuka ria. Lihat saja tempat-tempat parkir di gereja-gereja dari golongan arus utama. Anda pun akan melihat simbol-simbol status yang identik dengan lambang kesuksesan materi di kalangan "dunia". Orang-orang Kristen tidak lagi sungkan mengendarai mobil mewah, tinggal di rumah mewah, mengenakan pakaian termahal atau menyantap makanan yang terbaik. Bahkan, banyak pendeta tergoda "memiliki segala-galanya" dalam hidup ini. Sementara kebanyakan pendeta di Amerika gajinya di bawah standar dan sering tidak dihargai, pendeta-pendeta yang lain hidup bagaikan raja. Baru-baru ini saya mendengar seorang pendeta yang gajinya menyamai (bahkan melebihi!) gaji jemaatnya yang bekerja sebagai CEO. Tanggung jawab seorang gembala memang amat besar, tetapi berapa ratus ribu dolar yang harus diterima seorang gembala dari sidang jemaatnya? Pasti akan ada yang segera menimpali, "Jim, Anda kan tidak menolak menerima gaji dan bonus yang besar ketika menjadi gembala di Heritage Village Missionary Church (PTL)." Memang benar. Tetapi, seharusnya saya menolak. Seperti yang saya bahas dalam buku I was Wrong, salah satu kesalahan saya paling serius di "Heritage USA" adalah menerima gaji sangat besar sesuai ketentuan dewan direktur. Apakah gaji dan bonus itu legal? Tentu saja. Tetapi, apakah dapat dibenarkan? Tentu saja tidak. Mereka membiarkan saya hidup dengan kesalahan dari pesan kemakmuran yang saya sampaikan. Banyak orang Kristen yang memegang doktrin kemakmuran akan cepat merujuk ucapan Yesus dalam Yohanes 10:10, "Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan." "Anda lihat," kata seorang pengkhotbah teologi kemakmuran, "jelas bahwa Yesus menghendaki umat-Nya makmur. Dia ingin memberikan kehidupan yang baik kepada kita, yang berkelimpahan dalam kualitas maupun kuantitas." Dahulu saya selalu mengatakan hal yang sama. Mengenai Yohanes 10:10, saya mengatakan kepada pendengar di studio PTL, Entah bagaimana, pemikiran kita yang modern berhasil memutarbalikkan kebenaran dan membuat yang sebaliknyalah yang seolah-olah benar-bahwa Tuhan adalah pencuri, yang berkata "tidak, tidak" pada semua kesenangan dan petualangan kita … Berpikir bahwa Tuhan tidak menghendaki Anda kaya, bergairah dan penuh petualangan adalah kebohongan terbesar yang saya tahu. Kata berkelimpahan yang digunakan Yesus dalam ayat sepuluh itu berarti melebihi dan amat melimpah, baik kualitas maupun kuantitas. Tuhan menginginkan kita amat berkelimpahan dalam setiap bagian hidup kita. Sekilas, sangat mudah melihat bagaimana ayat itu dapat ditafsirkan untuk menunjukkan bahwa Tuhan ingin kita menikmati kemakmuran materi. Tetapi, kata hidup dalam ayat ini adalah zoe, yang menunjukkan "kehidupan roh dan jiwa". Kata Yunani yang lain, bios, yang melahirkan kata biologi, juga berarti "kehidupan"; tetapi bios digunakan untuk menunjuk kehidupan materi dan jasmani. Dari kedua kata itu, zoe biasanya dianggap konsep kehidupan yang lebih mulia dan lebih tinggi. Yesus berkata: "Aku ingin engkau memiliki hidup yang berkelimpahan dalam roh, itu adalah yang terbaik dan tertinggi dari-Ku untukmu." Sebenarnya, Yohanes 10:10 tidak ada kaitannya dengan kemakmuran materi. Seandainya hidup yang berkelimpahan berarti memiliki rumah yang megah dan mobil mewah, pesta pora dan hiburan, maka logis bila dikatakan banyak orang non-Kristen memiliki hidup yang berkelimpahan. Dengan demikian, anggota mafia, bintang film, dan ahli keuangan di Wall Street tentu termasuk diberkati. Meskipun orang Kristen dan non-Kristen sama-sama memiliki hidup yang berkelimpahan dengan kekayaan, itu bukan berarti mereka memiliki hidup berkelimpahan seperti yang dijanjikan Yesus. Selain itu, jika Anda menganggap kasih Tuhan bagi Anda sama dengan banyaknya uang Anda, berapa besarnya rumah Anda, atau merek mobil Anda, apa yang akan terjadi bila semua itu lenyap? Apakah dengan demikian berarti Tuhan tidak lagi mengasihi Anda? Yang menyedihkan, saya telah menjumpai banyak orang Kristen yang tulus hatinya, namun tertipu dan hanya mempercayai hal itu.
Judul buku: Teologi Kemakmuran dan Kedatangan Tuhan Pengarang: Jim Bakker Penerbit: Metanoia Halaman: 34-36
|